Perayaan Natal Bersama Parlemen Cermin Miniatur Kebhinekaan

07-01-2022 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI sekaligus Ketua Panitia Perayaan Natal Bersama MPR, DPR dan DPD Lamhot Sinaga (tengah) dalam rapat Panitia Natal Bersama di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (7/1/2022). Foto: Oji/Man

 

Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 MPR, DPR dan DPD RI dipastikan akan digelar pada tanggal 12 Januari 2022 mendatang. Anggota DPR RI sekaligus Ketua Panitia Perayaan Natal Bersama MPR, DPR dan DPD Lamhot Sinaga menjelaskan, kegiatan keagamaan yang secara reguler dilaksanakan di Kompleks Parlemen ini merupakan cerminan kebhinekaan Bangsa Indonesia.

 

"Sebagaimana di lingkungan DPR/MPR/DPD RI bahwa kegiatan keagamaan dilakukan secara reguler, perayaan Natal bersama ini sekaligus mencerminkan miniatur kebangsaan kita dalam bingkai kebhinekaan," ujar Lamhot usai hadir dalam rapat Panitia Natal Bersama di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (7/1/2022). 

 

Lamhot menjelaskan, panitia pada Perayaan Natal Bersama MPR, DPR, dan DPD RI akan mengusung 3 unsur kebudayaan dari beragam adat Nusantara. Menurutnya, panitia akan mengenakan perpaduan dari atribut adat, seperti topi adat Papua, selendang khas etnik Dayak, dan tas Koja dari suku Baduy Banten. Lamhot menuturkan, konsep lintas kebudayaan tersebut semakin mempertegas di lingkungan MPR, DPR dan DPD RI ini satu sama lain berada dalam satu kesatuan NKRI, sekaligus mencerminkan parlemen adalah miniatur Bangsa Indonesia.

 

Selain itu, Lamhot menyampaikan perayaan natal bersama akan menghadirkan konsep yang unik dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan menyediakan ruang khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19 di Kompleks Parlemen. “Tujuannya adalah untuk membantu saudara-saudara kita, khususnya pedagang kecil dan Pamdal, cleaning service hingga office boy, agar mereka juga bisa menikmati berbagai kuliner UMKM Nusantara," jelas Anggota Komisi VII DPR RI ini.

 

legislator daerah pemilihan (dapil) Sumatera Utara II itu menambahkan, kegiatan perayaan Natal bersama tetap akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat. Karena itu, nantinya pegawai di lingkungan parlemen hanya dapat menikmati sajian kuliner UMKM dengan cara take away untuk mencegah timbulnya kerumunan. 

 

Selain pegawai di lingkungan internal parlemen, rangkaian Perayaan Natal bersama MPR, DPR, dan DPD RI akan dihadiri berbagai unsur pemerintah seperti kementerian/lembaga, mitra kerja DPR, hingga duta besar dari negara-negara sahabat. "Puji Tuhan, persiapan perayaan Natal sampai hari ini sudah mencapai 90 persen. Meski, perayaan kali ini memang tidak leluasa karena masih berada dalam situasi pandemi, tetapi semua sudah kita pertimbangkan sesuai dengan protokol kesehatan," tandas Lamhot. (ann/sf)

BERITA TERKAIT
Once Bicara RUU Hak Cipta: Musisi Bukan Soal Enggan Bayar Royalti, tapi Cari Keadilan
28-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota DPR RI Elfonda Mekel, menggarisbawahi bahwa polemik hak cipta dan royalti bukanlah soal keengganan pihak-pihak tertentu...
Melly Goeslaw Desak Perbaikan Tata Kelola Royalti Demi Kesejahteraan Pencipta Lagu
27-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota DPR RI, Melly Goeslaw, sekaligus pencipta lagu menyampaikan desakan agar tata kelola royalti di Indonesia diperbaiki...
Yan Mandenas Desak Aparat Tindak Tegas Tambang Ilegal di Papua
26-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Manokwari - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Papua, Yan Permenas Mandenas, mendesak aparat kepolisian dan TNI segera...
Pemda Tak Berdaya Hadapi Tambang Ilegal yang Dapat Bekingan
26-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Manokwari - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Yan Permenas Mandenas, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak berdaya menghadapi tambang...